Pengalaman Umroh
Inilah Sedikit Pengalaman Saya Tentang Umroh
Saat itu tanggal 08-07-2010 saya berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan umroh yang pertama kalinya. Awalnya saya mengira bahwa waktu perjalanan di makkah hanya berhias gurun dan bukit berbatuan yang tidak ada kehidupan. Ternyata saya salah, di tengah-tengah luasnya gurun yang tandus itu ternyata ada seorang pengembala wanita yang sedang menggembalakan beberapa ekor dombanya.
Saya mendapatkan hotel yang jaraknya dekat sekali antara masjid dengan hotel, saya mungkin sering dapat ke masjid dan tidak khawatir tertinggal shalat lima waktu ataupun ibadah-ibadah yang lainnya, dan Rasul pernah bersabda,” shalat di masjidku ini lebih utama dari pada salat seribu kali di masjid lain, kecuali masjidil haram.” Dan kita di sunnahkan salat arbain, atau shalat fardhu berjamaah 40 kali, saat kita berkunjung. Dalam riwayat lain Rosul bersabda,” Barang siapa shalat di masjidku 40 waktu tanpa terputus maka ia selamat dari neraka dan segala siksa, dan selamat dari sifat munfik,” maka dari itu saya merasa sangat beruntung dan menjadi lebih semangat dalam menjalan ibadah.
Di dalam masjid terdapat ar-roudhah, yang pernah di nyatakan rosul sebagai “Salah satu bagian dari taman surga” Berbekal hal tersebut, tak heran orang berlomba-lomba untuk dapat salat, berdoa, berdzikir, atau mengaji di ar-roudhah tersebut, dan alhamdulillah saya mendapat kesempatan untuk bisa sholat disana. Mumpung masih di madinah, saya tak menyia-nyiakan waktu untuk berkunjung ke masjid Qiblatain, dimana masjid itu memiliki dua kubah atua dua kiblat .Menurut sejarah, pada tahun ke dua di Madinah, Rasul dan para sahabat datang untuk menghibur seorang janda tua yang baru mengaalami musibah. Rasulullah shalat zuhur di sana, Saat itu setiap shalat masih menghadap ke Baitul Maqdis (utara), di tengah-tengah shalat, tiba-tiba turun wahyu dari Allah yaitu Surat Al-baqarah : 143, yang memerintahkan agar Rasul shalat menghadap ke ka’bah di mekkah (selatan) dari madinah. Dan saat itu juga, Rasululloh mengubah arah salatnya. Di tempat itu lalu di bangun masjid dan di namai Masjid Qiblatain atau masjid dua kiblat.
Setelah empat hari saya di Madinah, saya pun bersiap untuk berihram guna melaksanakan ibadah umroh. Sewaktu akan memasuki tanah suci, saat itu pula saya dan semua jamaah harus sudah berpakaian ihram dan mengetuk pintu perbatasan. Ketuk pintu atau salam yang disebut talbiyah itulah yang harus di ucapkan. Di miqat itu,saya dan jamaah lain melaksanakan sholat sunnah ihram dua rakaat, dan dilanjutkan dengan membaca niat berumroh yakni ”Labbaik allahumma umrotan.” Kami pun kembali naik bus dan melanjutkan perjalanan ke Mekkah. Rombongan kami tiba di Mekkah dan langsung menuju ke hotel untuk menaruh tas bawaan dan makan malam,setelah itu saya beserta rombongan menuju ke Masjidil Haram untuk melakukan sholat tahiyatul masjid dan sekaligus salat isya, lalu kami menuju ka’bah dan dipandu oleh ustadz, disana saya merasakan getaran yang berbeda saat saya melakukan tawaf. setiap putaran ang saaya jalani memberikan rasa yang berbeda, dan itu mengisyaratkan betapa besarnya kekuassaan Allah SWT yang telah menciptakan semuaini. Saat itu saya merasa sangat kecil dan tak memiliki daya apapun. Yang saya iangat hanya kebesaran Sang Pencipta. Tujuh putaran telah saya lalui dan Alhamdulillah saya bias mencium hajar aswad. Sungguh pengalaman ini tak terlupakan bagi saya, terimakasih telah menyempatkan waktu untuk membaca artikel saya ini.
Apa Itu Umroh ?
Disini saya akan menjeleskan apa itu umroh, dan disini saya tak bermaksud untuk menggurui / sok tau, tapi disini saya hanya memberi informasi. silahkan ....
Umrah adalah berasal dari bahasa arab yaitu ‘itimar yang artinya berjarah. Secara istilah Umrah berarti menjiarahi Ka’bah untuk melakukan serangkaian ibadah kepada Allah dengan memenuhi syarat-syarat, rukun-rukun, dan wajib-wajibnya. Tetapi umroh berbeda dengan ibadah haji, Umroh dapat dilaksanansetiap saat/ tiap waktu sepanjang tahun, artinya dapat dilakukan setiap saat, sepanjang tahun. Tetapi, umrah tidak boleh di laksanakan di hari Arofah atau Hari Raya idul adha yang jatuh pada tanggal 10 Zulhijah dan hari tasyrik tanggal 11,12,13 Zulhijah yang hukumnya Makruh tahrim (mendekati haram).
Mengenai hukum Umrah, terdapat perbedaan pendapat diantara beberapa para ulama'. Imam Ahmad dan imam Syafi’i berpendapat bahwa hukum Umrah adalah wajib. Sedangkan ulama malikiyah dan hanafiyah mengatakannya, hukumnya adalah sunat mu’akkad. Perbedaan pendapat ini terjadi akibat dari perselisihan pemahaman mengenai makna amar (kalimat perintah), yaitu atimmu dalam firman Allah SWT, seperti yang disebutkan dalam Q.S. AI- Baqrah:179 berikut ini:
”WAATlMUL HAJJI WAL ‘UMRATA LILLAAH”
Artinya: “Dan sempurnakanlah haji dan Umrah karena Allah”
Imam Ahmad dan Imam Syafi’i berpendapat bahwa amar (perintah) di dalam ayat itu adalah untuk wajib. Sedangkan ulama malikiyah dan hanafiyah menafsirkan bahwa amar tersebut adalah untuk sunat mu’akkad. Mengenai bilangan Umrah, para ulama yang menyatakan wajib itu sependapat, bahwa wajibnya hanya sekali seumur hidup, Sama halnya denga ibadah haji. Tetapi, memperbanyak ibada umrah termasuk amalan yang sangat besar dan utama, lebih-lebih dalam bulan Ramadhan.
Rasulullah SAW. telah bersabda keutamaan itu seperti disebutkan dalam hadis di bawah ini :
”UMRATUNFllRAMADHAANA TA’DlLUU HAJJAH”
Artinya: “Sekali Umrah di dalam bulan Ramadhan sama denga sekali ibadah haji” (HR. Ahmad dan al-Bukhari).
>>RUKUN UMROH<<
Rukun-rukun Umrah adalah:
1. Ihram,
2. Thawaf
3. Sa’i antara Shafa dan Marwah
4. Mencukur rambut kepala atau memotongnya.
5. Tertib.
>>WAJIB UMROH<<
Wajib Umrah hanya Ihram dari miqat
1. saat di rumah / penginapan sebelum naik pesawat, mandilah terlebih dahulu, kemudian memakai wangi-wangian.
2. Bagi laki-Iaki memakai kain ihram dua helai yang tidak dijahit mengurung, satu helai untuk kain pengganti celana, yang sehelai lagi untuk selendang. Bagi wanita biasa saja.
3. Menjelang tiba di miqat (Qarnulmanazil) kita lakukan salat dua rakaat (sunat atau wajib).
4. Tepat di Qarnulmanazil (miqat), kira-kira 25 menit sebelum pesawat turun di Lapangan Terbang King Abdul Aziz Jeddah, kita mulai berihram, dengan niat Umrah serta mengucapkan talbiyah.
INILAH TATA CARA UMROH
Diposkan oleh kepid uhuy / Label: INILAH TATA CARA UMROH / Comments: (0)
TATA CARA UMROH
Dalam melaksanakan ibadah umroh terdapat banyak tata cara untuk menjalankannya, dan saya akan menjelaskan secara rinci tata cara ber umroh tersebut ..... silahkan.....
Apabila berangkat dari Madinah
1. Menuju tempat miqat (tempat mulai niat umroh dan berpakaian ihram) di Bir Ali. tetapi boleh juga dilakukan sejak di Madinah mulai memakai pakaian ihrom, tetapi niatnya tetap dimulai di Bir Ali. Setelah berganti pakaian, dan shalat sunnah ihram dua rakaat.Niat umroh : "Labbaikallohumma umrotan".("Saya penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk melaksanakan umroh")
2. Sejak memakai pakaian ihrom, tidak boleh memakai wangi-wangian, mandi memakai sabun, sikat gigi pakai odol, memakai peci/kopiah atau pakaian lain selain pakaian ihrom, dan berhubungan suami istri.
3. Sepanjang perjalanan menuju ke Makkah, perbanyak diri dengan membaca kalimat talbiyah : "Labbaikallohumma labbaik. Labbaika la syarikalaka labaik. Innal hamda wanni'mata laka wal mulk, la syarikalak".
Artinya : "Saya penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian dan kenikmatan adalah milik-Mu dan juga kerajaan, tidak ada sekutu bagi-Mu"
4. Sesampai di Masjidil Haram, lakukan tawaf mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali.
- Putaran 1-3 berlari-lari kecil.
- Putaran 4-7 berjalan biasa.
- Tempat awal mulai tawaf : garis lurus (tapi garisnya tidak ada) antara pintu Ka'bah dan tanda lampu yang di pasang di sisi masjid.
- Pada batas ini, sambil melihat ke Ka'bah, kita melambaikan tangan 3 kali sambil mengucapkan : "Bismillah, Allahu Akbar".
- Sepanjang tawaf membaca do'a. Untuk mudahnya bisa membaca do'a sapu jagad : "Rabbana atina fiddun-ya hasanah, wafil akhirati hasanah waqina adzabannar".
5. Shalat 2 rakaat di depan makom Ibrahim.
6. Minum air zam-zam. Sebelumnya berdoalah terlebih dahulu.
7. Sa'i antara bukit Shofa dan Marwa, sebanyak 7 kali bolak balik.
- Cara menghitungnya : dari Shofa ke Marwa 1, Marwa ke Shofa 2, dan seterusnya, berakhir di Marwa.
- Sai dilakukan dengan berjalan, tapi pada batas antara 2 lampu, berlari-lari kecil.
8. tahallul (Cukur rambut)
- Boleh cukur sebagian.
- Lebih afdhol, cukur semua.
>>LARANGAN SAAT IHRAM<<
- Tidak boleh memotong dan mencabut rambut, memotong kuku, menggaruk sampai kulit terkelupas atau mengeluarkan darah
- Tidak boleh menggunakan wangi-wangian, termasuk yang ada pada sabun
- Tidak boleh berkelahi
- Tidak boleh bermesraan
- Tidak boleh berhubungan suami isteri
- Tidak boleh berkata yang tidak sopan, berkata jorok
- Tidak boleh menikah atau menikahkan
- Tidak boleh berburu atau membantu berburu binatang
- Tidak boleh membunuh binatang (kecuali mengancam jiwa manusia), memotong atau mencabut tumbuhan / melakukan tindakan segala hal yang mengganggu kehidupan mahluk.
- Tidak boleh berdandan / memakai make-up
- Untuk pria tidak boleh : memakai penutup kepala, memakai pakaian berjahit dan tidak boleh memakai alas kaki yang menutup mata kaki
- Untuk wanita tidak boleh : menutup wajah dan memakai sarung tangan sehingga menutup telapak tangan
Persiapan Umroh Dan Tatacara Pelaksanaannya
Assalamualaikum semua saudaraku semuslih di seluruh dunia ……. Kali ini saya akan menjelaskan ”Persiapan Umroh dan tatacara pelaksanaannya” supaya kita lebih banyak mendapat ilmu silahkan baca artikel di bawah ini …. Silaaaaahkaaaann ……
..Syarat Umroh..
• Islam
• Baligh (dewasa)
• Berakal sehat (tidak terganggu fikirannya)
• Merdeka (bukan budak belian)
• Istitho’ah (mampu)
.. Rukun Umroh..
• (niat) ihram
• Tawaf umroh
• Sa’i
• Bercukur (tahallul)
• Dikerjakan secara tertib.
.. Wajib Umroh..
• Niat umroh dari miqat.
• Tidak berbuat hal-hal yang haram/ memba-talkan niat.
.. Larangan selama dalam keadaan ihram..
Untuk pria
• Memakai pakaian yang dijahit
• Memakai alas kaki yang menutup mata kaki.
• Sengaja menutup kepala sampai menyentuh
rambut (kecuali dalam keadaan yang sangat darurat).
Untuk wanita
• Menutup telapak tangan.
• Menutup muka.
Untuk semua
• Memakai wangi-wangian (kecuali yang sudah dipakai sebelum niat ihram).
• Memotong kuku, mencukur/mencabut bulu /rambut
• Memburu atau membunuh binatang.
• Menikah atau menikahkan.
• Bercumbu atau bersetubuh
• Bertengkar, memarahi atau mengucapkan
kata-kata yang tidak senonoh/kotor.
• Memotong atau mencabut pohonan di tanah haram
Jika ada larangan di atas yang dilanggar maka ia harus membayar dam (denda), yakni dari mulai memberi makan fakir sampai menyembelih seekor kambing. Tanyakan kepada pembimbing atau mutawif tentang besarnya dam yang harus dikeluarkan, jika anda merasa melanggar larangan di atas.
.. Persiapan umroh..
1. Mandi sunnah, dengan niat untuk ihram.
2. Wudhu
3. Kenakan kain ihram (dilarang memakai wangi-wangian)
4. Sholat sunnah ihram 2 rakaat (akan kita lakukan di mesjid bir ali/atau dimiqot). Rakaat pertama dianjurkan membaca surat al kaafirun dan rakaat ke dua membaca surat al ikhlas.
5. Niat umroh (labbaika allahumma umratan) لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
6. Membaca talbiah sampai ke makkah/mesjid haram.
كَ لَك لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَك لَبَّيْكَ ، إنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَك وَالْمُلْكَ لَا شَرِي
Persiapan Umroh dan tatacara pelaksanaannya
Assalamualaikum semua saudaraku semuslih di seluruh dunia ……. Kali ini saya akan menjelaskan ”Persiapan Umroh dan tatacara pelaksanaannya” supaya kita lebih banyak mendapat ilmu silahkan baca artikel di bawah ini …. Silaaaaahkaaaann ……
..Syarat Umroh..
• Islam
• Baligh (dewasa)
• Berakal sehat (tidak terganggu fikirannya)
• Merdeka (bukan budak belian)
• Istitho’ah (mampu)
.. Rukun Umroh..
• (niat) ihram
• Tawaf umroh
• Sa’i
• Bercukur (tahallul)
• Dikerjakan secara tertib.
.. Wajib Umroh..
• Niat umroh dari miqat.
• Tidak berbuat hal-hal yang haram/ memba-talkan niat.
.. Larangan selama dalam keadaan ihram..
Untuk pria
• Memakai pakaian yang dijahit
• Memakai alas kaki yang menutup mata kaki.
• Sengaja menutup kepala sampai menyentuh
rambut (kecuali dalam keadaan yang sangat darurat).
Untuk wanita
• Menutup telapak tangan.
• Menutup muka.
Untuk semua
• Memakai wangi-wangian (kecuali yang sudah dipakai sebelum niat ihram).
• Memotong kuku, mencukur/mencabut bulu /rambut
• Memburu atau membunuh binatang.
• Menikah atau menikahkan.
• Bercumbu atau bersetubuh
• Bertengkar, memarahi atau mengucapkan
kata-kata yang tidak senonoh/kotor.
• Memotong atau mencabut pohonan di tanah haram
Jika ada larangan di atas yang dilanggar maka ia harus membayar dam (denda), yakni dari mulai memberi makan fakir sampai menyembelih seekor kambing. Tanyakan kepada pembimbing atau mutawif tentang besarnya dam yang harus dikeluarkan, jika anda merasa melanggar larangan di atas.
.. Persiapan umroh..
1. Mandi sunnah, dengan niat untuk ihram.
2. Wudhu
3. Kenakan kain ihram (dilarang memakai wangi-wangian)
4. Sholat sunnah ihram 2 rakaat (akan kita lakukan di mesjid bir ali/atau dimiqot). Rakaat pertama dianjurkan membaca surat al kaafirun dan rakaat ke dua membaca surat al ikhlas.
5. Niat umroh (labbaika allahumma umratan) لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
6. Membaca talbiah sampai ke makkah/mesjid haram.
كَ لَك لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَك لَبَّيْكَ ، إنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَك وَالْمُلْكَ لَا شَرِي
.. Tata cara umrah..
1. Saat memasuki tanah haram (makkah) membaca doa masuk tanah haram.
2. Ketika tiba di mesjid, membaca do’a melihat mesjid haram.
3. Ketika melihat ka’abah, membaca do’a melihat ka’abah.
4. Memulai tawaf dari sudut hajar aswad, dengan cara mengelilingi ka’abah sebanyak 7 keliling.
5. Setelah selesai tawaf, berdo’a di multazam.
6. Kemudian sholat 2 rakaat di makam ibrahim.
7. Ke sumur zam-zam untuk minum air zam-zam.
8. Ke bukit safa untuk memulai sai. Sai adalah berjalan dari safa ke marwah sebanyak 7 putaran, dimana perjalanan dari safa ke marwah dianggap satu putaran. Demikian juga perjalanan dari marwah ke safa dianggap satu putaran. Jadi sai dimulai dari safa dan berakhir di marwah.
9. Tahallul. Setelah selesai putaran ke tujuh di marwah dilakukan pengguntingan rambut untuk menutup rangkaian umroh. Setelah tahallul, maka seluruh larangan umroh di atas sudah halal untuk dilakukan.
10. Sholat dua rakaat di hijir ismail, dapat dilakukan sebelum atau setelah sai.
Tawaf sunnah.
Dianjurkan kepada jamaah, selama berada di makkah untuk memperbanyak tawaf sunnah kapanpun anda sempat. Tawaf sunnah ini tidak dibatasi jumlah kelilingnya, yang penting dimulai dari sudut hajar aswad, dan dalam kedaan berwudhu.
Tawaf wada
Tawaf wada ini bisa kita artikan sebagai tawaf pamitan. Adapun tata caranya adalah sbb:
1. Tawaf wada dilakukan sesaat sebelum meninggalkan makkah.
2. Sama seperti tawaf umroh, tawaf wada juga dilakukan sebanyak 7 putaran, mulai dari hajar aswad dan berakhir di hajar aswad. Yang membedakan dengan tawaf umroh adalah niatnya.
3. Tawaf wada tidak menggunakan ihram. Tapi tetap harus dalam keadaan wudhu.
4. Bacaan dalam tawaf wada sama dengan bacaan tawaf lainnya.
5. Setelah selesai tawaf, sangat dianjurkan untuk berdoa di depan multazam. Pada intinya, doa yang diucapkan berisi antra lain, mohon ampunan dari allah, bersyukur kepada allah bahwasanya kita sudah diberi kesempatan mengunjungi rumahnya, memohon kepada allah agar kunjungan kita ini bukan kunjungan yang terakhir dan kita mohon agar diundang lagi oleh-nya. Kita juga dapat berdoa agar allah juga mengundang keluarga, sahabat, kenalan kita yang lain. Akhirnya kita mohon agar diberi keselamatan di perjalanan hingga sampai dirumah lagi.
6. Selesai berdoa, langsung kita keluar dari mesjid haram dan jika dapat, tidak usah lagi menoleh kebelakang.
7. Setelah tawaf wada, tidak boleh lagi melakukan aktifitas yang “berat”, seperti misalnya belanja lagi, atau tidur lagi di hotel atau bahkan masuk lagi ke mesjid haram.
8. Bagi wanita yang sedang haid dan tidak/belum berhenti, karena tidak bisa masuk mesjid, dianjurkan agar berdiri dihalaman mesjid dan usahakan melihat kaabah dari luar, kemudian membaca do’a (lihat poin 5). Untuk ini mintalah diantar oleh pembimbing atau mutawif .
Terima kasih telam membaca artikel Manasik umrah, semoga kita semua dapat berangkat ke baitullah dengan aman dan barokah serta mendapatkan pahala mabrur insya allah.
"Permata Hijaz Tour melayani perjalanan ibadah umrah ke baitullah.. dengan paket Promo dari Permata hijaz Tour insya allah anda akan mendapatkan pelayanan istimewa di tanah suci serta Perjalanan anda menjadi safari ibadah mulia.. cek disini#http://bit.ly/1tQq8uA